• LinkedIn
  • Join Us on Google Plus!
  • Subcribe to Our RSS Feed

Sabtu, 26 Maret 2016

ARTIKEL BIROKRASI doeloe dan sekarang

00.42 // by Ijee // No comments



2016

artikel birokrasi

newbie










BAB 1
PENDAHULUAN

1.1.            Latar Belakang Masalah

Birokrasi adalah fenomena kehidupan yang telah lama dikenal oleh umat manusia sejak zaman dahulu. Sejak manusia sebelum lahir sampai meninggalnya, seorang manusia yang hidup di dunia akan senantiasa berurusan dengan institusi pemerintah yang kita kenal dengan nama birokrasi itu.
Di Indonesia sebagai Negara yang mengikuti sistem demokrasi, kehadiran partai politik dalam birokrasi pemerintah tidak bisa dihindari. Menurut teori liberal, birokrasi pemerintah itu menjalankan kebijakan-kebijakan pemerintah yang mempunyai akses langsung dengan rakyat melalui mandat yang diperoleh dalam pemilihan. Dengan demikian birokrasi pemerintah itu tidak hanya didominasi oleh pejabat-pejabat birokrasi saja yang meniti karier di dalamnya, melainkan ada pula bagian-bagian lain yang ditempati oleh pejabat-pejabat politik.
Kehadiran partai politik dalam pemerintahan membawa pengaruh besar terhadap kehidupan birokrasi pemerintah. Salah satu pengaruh itu ialah birokrasi pemerintah terkontaminasi terhadap bermacam dan beragam perbedaan ideologi yang dibawa oleh partai politik. Tidak jarang terjadi dalam suatu departemen yang menterinya dari partai tertentu, maka struktur jajarannya dari partai yang sama dengan menterinya tersebut.
Sangat menarik membicarakan tentang birokrasi, karena dalam realitanya birokrasi khususnya di Indonesia terkesan negatif dan menyulitkan dalam melayani masyarakat, padahal para pegawai birokrasi itu digaji dari uang masyarakat. Terkadang wewenang yang diberikan kepada pegawai birokrasi banyak disalahgunakan.
Birokrasai adalah “jantung” Negara. Apabila birokrasai sehat maka akan sehat pula suatu Negara tersebut. Sebaliknya, rusaknya birokrasai akan berdampak pada kehancuran dari suatu Negara itu. Dan barang tentu kehancuran Negara berakibat pada kehancuran masyarakatnya.



1.2.            Rumusan Masalah

Untuk lebih terarah dalam penyusunan makalah ini, maka penulisan dibatasi sebagai berikut :
1.      Kenapa birokrasi itu dilayanni bukan melayani  ?

1.3.            Tujuan Penulisan

Ada beberapa alasan mengapa tulisan ini dibuat penulis, yaitu :
.
1.3.1    Memaparkan tentang pelayanan birokrasi pemerintah terhadap masyarakat saat ini.
1.3.2    menjelaskan masalah dan kelemahan dari birokrasi Indonesia.





BAB 2
PEMBAHASAN

2.1.            Pengertian Birokrasi
Institusi birokrasi merupakan ruang mesin Negara. Di dalamnya berisi orang-orang (pejabat) yang digaji dan dipekerjakan oleh negara dari uang rakyat untuk melaksanakan kebijakan politik negara dan untuk melayani kepentingan publik (masyarakat).
Secara literal, istilah birokrasi itu sendiri mulai diperkenalkan oleh filosof Perancis Baron de Grimm dan Vincent de Gournay dari asal kata “bureau” yang berarti meja tulis, dimana para pejabat (saat itu) bekerja di belakangnya (Albrow, 2012, hlm. 16). Kita mengetahui dari sejarah bhwa pemerintah perancis (dan negara eropa lainnya) pada saat itu dikenal memiliki kinerja yang sangat buruk, serta mengeksploitasi rakyatnya secara berlebihan. Para pejabat sebagai abdi raja, gemar mengadakan pesta mewah ditengah kelaparandan kesengsaraan rakyat, memungut pajak yang sangat tinggi, kejam terhadap mereka yang kritis, serta gemar menjilat para raja dan bangsawan. De Gournay (dikutip dalam Albrow, 2012, hlm. 16) saat itu mengemukakan bahwa, “…sangat dikeluhkan; para pejabat, para juru tulis, para sekretaris, para inspektur, dan para intendan yang diangkat bukannya memberikan keuntungan pada kepentingan umum, melainkan kepentingan umum justru terabaikan karena adanya pejabat…” Untuk menyindir kinerja pejabat yang buruk itu, dipakailah istilah bureaumania yang kemudian bermunculan varian kata : bureaucratie (bahasa Perancis), burocratie (Jerman), burocrazia (Italia) dan bureaucracy (Inggris). Istilah-istilah tersebut itulah yang kemudian dipakai untuk menunjukan pengertian akan suatu organ/institusi pelaksanakegiatan pemerintahan dalam sebuah negara, sebagaimana didefinisikan oleh Hague, Harrop & Breslin (2012, hlm.16) bahwa birokrasi adalah “organisasi yang terdiri dari aparat bergaji yang melaksanakan detail tugas pemerintah, memberikan nasehat dan melaksanakan keputusan kebijakan” (the bureaucracy consist of salaried officials who conduct the detailed business of government, advising on and applying policy decisions)


2.3.            Pelayanan Birokrasi Pemerintah Terhadap Masyarakat Saat Ini
Jika membicarakan  mengenai pelayanan , siapa pun ingin dilayani dengan  baik.  saat ini pelayanan  antara birokrasi dan  masyakat masih sering  terjadi kesalah pahaman. Masalah  timbul dari masyarakat yang tidak merasa puas dengan  pelayanan yang diberikan. beberapa faktor  yang  terjadi dalam  hal  tersebut yaitu  salah satu nya kepribadian  baik itu sikap maupun sikap  mereka antara birokrat dan masyarakat .  pemerintah yang cenderung menganggap bahwa masyarakat selalu membutuhkan  pemerintah  dalam  berurusan  dengan Negara dan  itu membuat pekerja membusung kan dada dengan menyandang  nama sebagai pegawai negeri  untuk tidak bersantun pada masyarakat. begitu pula sebaliknya masyarakat yang membusungkan dada dan beranggapan “ jago kampong” .

2.4.            Masalah dan Kelemahan Birokrasi Indonesia
            Dari penjelasan ddiatas telah kita ketahui bagaimana pelayanan antara birokrasi dan masyarakat masih sangat kurang baik . kejadian ini sangat berkaitan dengan kepribadian dan ini menimbulkan masalah .dengan kata lain komunikasi yang kurang efektif atau tidak baik dihubungan sosial.  Hal seperti ini akan menciptakan sebuah konflik besar dan  menimbulkan kelemahan , bukan hanya dibirokrasi maupun masyarakat tapi   juga menyangkut kenegara . sedikit demi penduduk negri akan kehilangan kekompakan maka ciri khas dari sebuah negara akan mulai runtuh .
Permasalahan ini juga terjadi disebabkan oleh pemimpin yang kurang ketegasan dalam memilih bawahan nya untuk bekerja didalam bidang birokrasi , dan bagi masyarakat yang tidak mempunyai wawasan dalam peraturan tinggal dinegeri

BAB 3
PENUTUP

3.1.      Kesimpulan

                         
                        Banyak birokrat yang melupakan fungsi dan peran melayani masyarakat karena kpribadian nya yang tidak baik dan kurang ketegasan dari atasan, kemudian masyarakat yang kurang ny wawasan mengenai peraturan . permasalahan terjadi disebabkan oleh komunikasi yang tidak efektif
             
           
        
3.1.      Saran
            Dari permasalahan yang terjadi dapat diketahui bahwa karena kepribadian yang kurang baik  ,tidak adanya ketegasan , masyarakat yang kurang berwawasan . jika kepridian nya tidak baik hendak nya mengulas kembali tujuan sebelum  menjabat  ketika berstudy. Ketegasan harus lebih diterapkan lagi dalam memilih pekerja , hapus kan semua system yang berbau tidak baik .semisalnya sogok menyogokan, supaya kinerja pekerja lebih baik . masyarakat harus diwajibkan bersekolah agar mengerti akan peraturan ,etika, moral,

 Birokrasi dan masyarakat saling berhubungan saling membutuhkan , jika komunikassi nya kurang baik maka Negara ini akan hancur bagai kan tak bertuan (NEGARA TUA) , 


DAFTAR PUSTAKA

Thoha, Miftah, 2003, Birokrasi dan Politik di Indonesia, Jakarta, PT. RajaGrafindo Persada.
Setiyono, Budi, 2012, Birokrasi Dalam Perspektif Politik dan Administrasi, Bandung, Penerbit Nuansa.